JAPBLOG

Selamat Datang

Suka Duka Mengajar

bows-park.gifMenjadi pengajar ada susah ada enaknya. Kadang mengalami kesal dan sebal dengan murid yang reseh dan susah diatur, atau murid yang manja, kebanyakan ngomong, dan sebagainya. Apalagi kalau murid-murid umur sekolah dasar dan ABG (anak baru gede) yang masih belajar di tingkat SMP ataupun SMA. Kalau yang masih di tingkat SD, mereka senangnya cerita2, ngobrol, main. Kalau mengajak bermain, mereka lupa diri. Disinilah tugas pengajar harus mengombinasikan antara bermain dan belajar. Jadi pengajar tidak butuh kepintaran ilmu tertentu saja, tetapi juga butuh kepintaran psikologi, kreativitas, dan siap untuk “dibantai”, “dikritik”. Oh ya, kebetulan, saya mengajar bahasa Inggris untuk siswa SD dan SMP. Belakangan, saya juga diminta untuk mengajar murid dewasa (walaupun awalnya saya bingung dan grogi, gimana kalau mereka lebih pintar dari saya, dan saya dipermalukan di depan kelas???). Saya sudah mengajar selama satu tahun setengah. Sebenarnya saya kurang PD (percaya diri) mengajar bahasa Inggris, apalagi ini bukan bidang yang saya pelajari secara formal. Bahasa Inggris memang saya pelajari sejak SD dan saya menguasai bahasa Inggris karena bahasa Inggris merupakan bahasa internasional.

Jika ditelusuri lebih lanjut, mengajar bahasa Inggris sebenarnya merupakan tantangan buat saya. Tantangan pertama, saya ditantang untuk mendemonstrasikan bahasa Inggris yang saya pelajari sejak SD hingga selesai S1. Tantangan kedua, saya mengajari orang. Setelah nyemplung, ternyata susah yah mengajar. Saya jadi ingat guru2 yang mengajar saya, apalagi waktu SD. Rasanya tidak adil juga kalau mereka hanya mendapatkan pendapatan yang tidak seberapa. Mengajar ternyata menguras tenaga, pikiran, dan emosi. Kalau saya sedang tidak mood dan harus mengajar, waduh! Benar-benar cobaan deh. Saya harus siap di depan murid2, apalagi kalu murid2nya susah diajarin, susah diatur, yah tinggal marah2 deh dibelakangnya. Tetapi, kalau mereka berhasil di ujian bahasa inggris mereka, ada perasaan senang dan juga bangga. Artinya, ilmu yang saya ¡Ètularkan¡É ternyata bermanfaat juga buat mereka, apalagi kalau mereka bisa bercakap-cakap menggunakan bahasa Inggris, meskipun percakapan sederhana, wah seneng banget. Saya sedih jika mereka dapat nilai jelek dalam bahasa Inggris, berarti saya tidak bisa menularkan ilmu bahasa Inggris dengan baik pada mereka. Kadang saya tertekan juga dengan permintaan orang tua mereka, mereka ingin anak2nya pintar bahasa Inggris, dalam hati, yah tidak bisa instan seperti itu. Perlu proses kalau mau cas cis cus. Satu2nya cara tercepat ialah tinggal di negara yang setiap hari komunikasinya menggunakan bahasa Inggris.

Aneh2 pola pikir orang2 Indonesia.

Berbagai kejadian lucu dan menyebalkan terjadi. Ada yang curhat, tapi bukan masalah tugas, masalah PACAR. Duh! padahal khan mereka masih SD!! Ngomongin masalah ada yang mendekati, ada yang nembak, terus jadian, terus dikasih coklat saat Valentine’s day, wuih. Seru.

Belakangan saya mulai jaga diri karena apa yang saya ajarkan tertanam di otak mereka. Mereka pernah bertanya, bahasa Inggrisnya gila? saya bilang “crazy”. Tetapi, ada istilah lain yakni “mentally disorder”. Seminggu lalu, salah satu teman mereka sibuk telpon2an menggunakan HP di jam kelas. Setelah selesai kelas, dia masih telpon2an juga. Saya goda seorang murid saya dengan mengajak temannya telpon2an menggunakan bahasa Inggris. Temannya segera menyilangkan jarinya di kepalanya (artinya gila) dan bilang “mentally disorder”. Saya terkejut. Wah, koq dia masih ingat kata itu? Dia tertawa-tawa dan kebetulan adik saya dan staf kursus yang lain mendengarkan ucapannya. Staf saya bahkan berkata “wah dosennya kacau neh! ngajarin yang aneh2!”.

Belakangan saya mulai percaya diri menjadi pengajar bahasa Inggris. Bahkan, saya ingin mendalami dunia pendidikan dan pengajaran. Dalam setiap doa saya, saya ingin hidup saya berguna untuk banyak orang. Amin..amin..amin…ya rabbalamin…

April 11, 2007 - Posted by | Pumpkin

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: